• Produk
  • Industri
  • IIoT & Solusi
  • layanan
  • Perusahaan
25/08/23

Food Manufacturing Indonesia diselenggarakan di Jakarta International Expo Kemayoran pada tanggal 23 – 25 Agustus 2023 dengan tema “The Comprehensive Platform for Smart Food and Beverage Productions”

Industri makanan dan minuman bergerak menuju industri 4.0 dengan konsep industri cerdas dimana seluruh elemen terhubung secara elektronik. Industri manufaktur di Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global akibat krisis dan resesi. Hal ini tercermin dari pencapaian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Oktober 2022 yang berada di level 51,8. Posisi tersebut berada di atas poin 50,0 yang menunjukkan sektor manufaktur dalam tahap ekspansif.

PT. Global Expo Management (GEM Indonesia) yang menjadi penyelenggara pameran, turut berkontribusi menghadirkan Food Manufacturing Indonesia (FMI) 2023 sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Diselenggarakan pada tanggal 23 – 25 Agustus 2023 di Jakarta International Expo Kemayoran. GEM Indonesia menghadirkan industri manufaktur F&B di Indonesia. Industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 3,57% (YoY) dan mencatatkan diri sebagai subsektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada triwulan III tahun 2022 mencapai 38,69%. Pemerintah menegaskan berdasarkan peta Making Indonesia, industri makanan dan minuman merupakan salah satu dari tujuh sektor yang diakselerasi mengadopsi teknologi industri 4.0.

Stan ifm Indonesia

ifm Indonesia mempresentasikan konsep “digitalisasi industri makanan & minuman” menggunakan contoh demo (1) Condition Based Monitoring, yang menggunakan pemantauan dan analisis getaran untuk pemeliharaan prediktif guna meningkatkan waktu operasional pabrik dan kualitas produk, (2) Pipe Innovation, untuk memastikan kualitas proses air aliran untuk efisiensi biaya, dan (3) Tank Monitoring, untuk membantu pengukuran level, titik level, dan pengukuran suhu. Setiap topik demo mampu memantau secara bersamaan melalui platform ifm moneo IIoT. Selain itu, digitalisasi dan pemantauan kondisi disajikan di lokasi menggunakan data sensor. Konsep ini menarik banyak pengunjung yang mampir ke booth ifm untuk mencari solusi atas permasalahannya.

Kini di era endemik, banyak pengunjung dari luar negeri, termasuk Kanada, Tiongkok, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Filipina, dan banyak lagi negara Asia mulai menghadiri pameran fisik. Hal ini sekali lagi menunjukkan betapa ifm memimpin dunia dengan produk-produk inovatifnya dan merupakan hal yang luar biasa untuk mendapatkan kesempatan berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai negara yang membawa perspektif dan ide solusi baru.

ifm Indonesia akan terus mendukung pelanggan dan industri makanan Indonesia dengan memenuhi kebutuhan fasilitas produksi makanan dengan berbagai macam sensor dan platform IoT moneo. “Kami berharap dapat memperbanyak koneksi dengan pelanggan dan menyebarkan brand awareness ifm electronic sebagai pendatang baru di bidang sensor dan otomasi di Indonesia” ujar Jhon Afri Cryman, National Sales Manager, merangkum misi tim Indonesia.